Artikel-artikel Surat Kabar (Ringkasan)

 Artikel-artikel Sinusitis  Nose Cancer Articles :
Metode yang lebih baik dan cepat untuk menghilangkan masalah sinusitis.

Para penderita sinusitis sekarang ini memiliki pilihan metode baru yang mengurangi lama menginap di rumah sakit dari 4 hari menjadi setengah hari. FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery) dengan irisan besar di wajah juga disingkirkan. Metode ini menggunakan suatu tabung tipis (endoskop) untuk menghilangkan sumbatan pada hidung, dengan memasukkan endoskopi ke dalam hidung. Alat tersebut memiliki sumber sinar dan kamera dan memberikan pandangan yang jelas mengenai rongga hidung. Dr. Ralph Stanley dari RSU Singapura menunjukkan bahwa metode dengan tusukan minimal ini juga dapat mempercepat pemulihan.

(Dec 30, 1992 - The Straits Times)
 
Jauh Lebih Baik, kata kebanyakan pasien setelah bedah sinus baru

Para spesialis dari Departemen THT RSU Singapura melaporkan bahwa 8 dari 10 pasien yang telah menjalani prosedur FESS baru telah meningkatkan kondisi mereka dengan lebih cepat. Mereka berbicara dalam suatu seminar mengenai penyakit hidung dan sinus kemarin. Dr. Ralph Stanley, kepala Departemen THT RSU Singapura menyoroti fakta bahwa prosedur tersebut hanya membutuhkan penusukan minimal. Tidak akan menyebabkan parut atau pembengkakan pada wajah sebagaimana metode tradisional biasa yang meliputi dilakukannya irisan pada wajah.

(1 Maret 1993 - Straits Times)
 

Terobosan dalam THT : Operasi Sinus tidak memerlukan irisan pada wajah

Tidak seperti di masa lalu, operasi sinus tidak lagi memerlukan irisan pada wajah. Dengan demikian pasien bisa dipulangkan pada hari yang sama. Ini merupakan prestasi besar dalam sejarah THT pada tahun 90-an. Prosedur-prosedurnya bisa dilaksanakan lewat lubang hidung tanpa menyebabkan parut pada wajah. Hasilnya juga lebih baik. Tetapi, prosedur tersebut membutuhkan ketrampilan tinggi, yang hanya bisa dilakukan oleh para ahli bedah berpengalaman

30 Desember 1992 - Lianhe Wanbao)


RSU Singapura menawarkan pemindaian untuk kanker hidung

Program pemindaian pertama untuk kanker hidung sekarang tersedia di Singapura di Pusat Pemindaian Kesehatan RSU Singapura. Dr. Ralph Stanley, konsultan kepala dan senior menjelaskan bahwa biaya untuk pemindaian tersebut hanya $ 200. Akan dilakukan pemeriksaan oleh spesialis, prosedur endoskopi, tes darah dan bimbingan. Selama prosedur endoskopi, suatu instrumen seperti tabung akan dimasukkan melalui hidung untukmemeriksa nasopharynx (rongga di belakang hidung). Tes darah tersebut akan menentukan keberadaan antibody yang sangat erat hubungannya dengan kanker hidung. Dr. Stanley merekomendasikan pemindaian terhadap kelompok yang beresiko tinggi - yaitu pria keturunan Cina berusia 30 tahun atau lebih.

(7 Maret 1994, The Strait Times)
 
Probabilitas Ras Cina terkena kanker hidung satu sampai dua kali lebih tinggi dari ras lain.

Menurut statistik dari tahun 1983 sampai 1987 dari Perhimpunan Kanker Singapura, kemungkinan pria keturunan Cina (terutama keturunan Kanton) terkena kanker hidung adalah satu atau dua kali lebih tinggi dibanding pria bukan keturunan Cina. Pada suatu seminar mengenai “Perkembangan Baru Perawatan Kanker Hidung” yang diadakan pada tahun 1994, diumumkan bahwa setiap tahun lebih dari 300 kasus kanker hidung yang dirawat, kemungkinan tidak kambuhnya pasien yang menerima perawatan selama tahap-tahap awal kanker tersebut adalah sekitar 70%. Dr. Stanley memberikan keterangan terperinci kepada wartawan setempat.

(7 Maret 1994, Lianhe Zaobao)