Berita THT adalah kompilasi berita dan acara mingguan yang tersedia di internet, yang dikeluarkan oleh Departemen Komunikasi AAO-HNS. Berita ini dirancang untuk memberitahu para anggota mengenai liputan media yang dilakukan baru-baru ini terhadap para pasien kami dan masyarakat umum. Publikasi on-line tidak menyiratkan persetujuan yang diberikan oleh dan bukan merupakan kebijakan resmi AAO-HNS tersebut. Situs-situs jaringan internet organisasi-organisasi berita tersebut biasanya dikunjungi secara acak dan hal-hal yang menarik perhatian para anggota akan diseleksi. Staf eksekutif akademi menyetujui ikhtisar-ikhtisar finalnya.
, Reuters, 2 September 2005.
Riset dari Universitas Sao Paolo di Brazil mendukung hipotesa adanya suatu hubungan langsung antara sleep apnea atau penyumbatan pernapasan saat tidur dengan penyakit-penyakit cardiovascular (jantung dan pembuluh darah). Tim riset tersebut mengukur indikator-indikator gejala atherosclerosis (penebalan dan pengerasan dinding pembuluh darah) awal pada 30 pasien dengan sleep apnea yang menyumbat dan tidak pernah mendapat perawatan dan pada 12 rekanan relawan sehat mereka. Pengukuran terdapatnya gejala atherosclerosis awal cenderung menunjukkan suatu korelasi langsung dengan tingkat parahnya sleep apnea tersebut. Suatu parameter yang mencerminkan ke-kaku-an pembuluh darah jauh lebih tinggi di antara para pasien penderita sleep apnea parah dibanding dengan di antara para pasien dengan sleep apnea yang lebih ringan dan dibandingkan dengan di antara kelompok-kelompok sehat yang diperbandingkan. Hal yang sama ditemukan dalam hal ketebalan dinding arteri.
> Baca artikel penuh
, Reuters, 5 September 2005.
Suatu studi menemukan bahwa rasa ngantuk berlebihan saat siang hari mungkin juga merupaka tanda depresi atau bahkan diabetes (kencing manis), jika bukan karena buruknya mutu tidur seseorang pada malam harinya. Dalam studi tersebut, kemungkinan rasa ngantuk berlebihan selama siang hari tersebut lebih dari tiga kali lebih tinggi dibanding dengan meeka yang dilaporkan sedang dirawat karena gejala depresi. Orang-orang yang dilaporkan sedang menjalani perawatan untuk kencing manis hampir dua kali ditemukan mengalami gejala ngantuk berlebihan di siang hari dibandingkan mereka yang tidak sedang menjalani perawatan untuk kencing manis. Studi tersebut juga mendapati orang-orang yang kelebihan berat badan, yang lebih muda dari 30 tahun atau lebih dari 75 tahun, serta para perokok mungkin juga mengalami gejala ngantuk berlebihan di siang hari.
> Baca artikel penuh
, The Washington Post, 4 September 2005.
Membeli alat bantu pendengaran mungkin bisa menjadi masalah bagi para konsumen. Harga tinggi, periode jaminan dengan pengembalian uang yang terlalu pendek, biaya yang tidak diganti oleh asuransi serta layanan pelanggan yang buruk semua merupakan potensi terjadinya masalah. Suatu survai yang dilakukan pada tahun 2003 oleh Serikat Konsumen mengenai keluhan terhadap alat bantu pendengaran yang diajukan pada tahun 1999 mendapati bahwa tiga perempat dari keluhan terhadap penjual alat bantu pendengaran berkaitan erat dengan jangka waktu uji coba 30 hari dan tolakan untuk mengembalikan uang. Berdasarkan undang-undang, kebanyakan negara bagian memberikan waktu minimal 30 hari untuk masa garansi dengan jaminan uang kembali untuk alat bantu pendengaran, dan beberapa produsen menawarkan lebih lama lagi.
> Read
the full article
,
RxPG News, September 4, 2005
Suatu studi dari John Hopkins menyarankan agar orang-orang yang pendengarannya kurang baik dan yang cenderung untuk kehilangan pendengaran secara total serta kurang mampu memahami pembicaraan tetapi masih memiliki sisa pendengaran di salah satu telinganya mungkin dapat mengambil banyak manfaat dalam bidang komunikasi dari suatu cochlear implant (alat bantu dengar dengan sensor syaraf yang ditanam di dalam telinga) jika diimplantasi pada telinga yang pendengarannya lebih buruk. “Terdapat semakin banyak bukti bahwa jumlah apa yang didengar dalam satu telinga sebelum pembedahan tidak ada hubungannya dengan kemampuan pasien menginterpretasikan pembicaraan dengan menggunakan implant tersebut”, kata anggota Akademi dan penulis utama studi tersebut Howard W. Francis MD. “Oleh karena itu, telinga yang memiliki pendengaran yang lebih baik dibiarkan lebih dulu tanpa diberikan alat bantu pendengaran atau menunggu adanya teknologi di masa mendatang yang dapat melengkapi cochlear implant tersebut”.
> Read
the full article
, The New York Times, September 6, 2005
Benign Paroxysmal Positional Vertigo atau BPPV, suatu penyebab umum tujuh keliling yang disebabkan oleh malfungsi mekanisme keseimbangan telinga bagian dalam dikatakan bertanggungjawab terhadap 25 sampi 40 persen pasien yang meminta perawatan medis karena tujuh keliling. The New York Times menggali penyebab, gejala, diagnosa dan perawatan vertigo. Artikel tersebut menyebutkan bagaimana diagnosa dan perawatan vertigo telah disempurnakan selama dua puluh tahun terakhir. Untuk semua kasus, tetapi terutama yang paling sulit, yang seringkali membutuhkan pembedahan, maneouvre Epley yang sederhana dan berteknologi rendah dikatakan sebagai suatu metode yang paling efektif dan paling murah untuk mengobati vertigo.
> Read
the full article
,
Vertigo, Asbury Park Press (NJ), September 6, 2005
Asbury Park Press memberikan daftar beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang di rumah untuk mencegah dari jatuh / ambruk saat mengalami tujuh keliling dan vertigo. Beberapa tip termasuk mengatur furniture, menempelkan / me-lem karpet di sekitar area tersebut dengan lantai, tidak menggunakan karpet kecil-kecil, jangan berdiri di atas kursi dan gunakan kursi shower atau kursi mandi untuk meminimalisir resiko jatuh/ambruk.
> Read
the full article
, WTOP Radio Network (DC), September 2, 2005
Riset baru telah menemukan bahwa anak-anak yang menderita asma yang ayahnya memiliki sejarah penyakit tersebut memiliki resiko yang jauh lebih tinggi terhadap pengecilan / pengerutan jalan pernapasan dibanding dengan anak-anak yang ayahnya tidak pernah mengidap penyakit tersebut. Pengecilan / pengerutan jalan napas bisa memberikan dampak negatif terhadap perkembangan jalur pernapasan dan fungsi paru-paru anak tersebut di kemudian hari. Para Periset telah menemukan bahwa terdapat suatu hubungan ayah - anak dengan mengesampingkan faktor-faktor non-genetis seperti misalnya terpapar pada asap rokok, kesehatan keluarga dan pendidikan orang tua.
> Read
the full article
, The Boston Globe, September 6, 2005
Komponen pemutar MP3 (player) yang memiliki dampak paling besar terhadap pendenganran adalah headphone. Suatu studi yang dipublikasikan tahun kemarin dalam Jurnal Telinga dan Pendengaran menemukan bahwa semakin kecil headphone tersebut, semakin tinggi level keluarannya pada semua pengaturan volume yang diberikan. Suatu studi kedua menemukan bahwa headphone yang bisa disisipkan ke dalam telinga tidak cukup efisien untuk menghambat kebisingan latar belakang dibanding dengan headphone yang lebih besar yang biasanya menutupi telinga, jadi yang lebih berpengaruh adalah dengan menaikan volume suaranya. Studi pada bulan lalu oleh para pengguna iPod antara 18 sampai 54 tahun di Australia mendapati bahwa kira-kira seperempat orang yang disurvai biasanya menyetel iPod mereka dengan volume suara yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pendengaran. Artikel tersebut ditutup dengan pernyataan “BARIS TERBAWAH : Pemutar MP3 dapat meningkatkan resiko kehilangan pendengaran bagi banyak orang”.
> Read
the full article
, WFIE TV (IN), September 3, 2005
Ribuan rumah hancur oleh Badai Katrina dan yang hancur tersebut membutuhkan perbaikan besar-besaran serta harus melakukan pembersihan dengan perhatian khusus untuk mencegah ngengat. Anggota Akademi Frank Astor MD menjelaskan bagaimana menghirup atau menyentuh spora bisa mempengaruhi kesehatan anda. Tip untuk mengendalikan ngengat dan rekomendasi untuk membersihkan ngengat juga disediakan.
> Read
the full article
|